Pada pertemuan tatap muka yang kedua, Bapak Amril Muhammad
menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan cerdas istimewa dan bakat
istimewa, karena sebelumnya diberi tugas mengenai topik tersebut. Anak CIBI (Cerdas
Istimewa Berbakat Istimewa) adalah kemampuan bawaan berupa potensi, yang
memerlukan pengembangan dan pelatihan secara serius dan sistematis. Cerdas
istimewa bakat istimewa ini biasa juga dipanggil dengan gifted-talented. Faktor-faktor
yang dapat mempengaruhi anak cibi ini adalah:
- Genetik (nature), yaitu faktor alam atau turunan yang berarti intelegensi (IQ).
- Lingkungan (nurture), yang dimaksud dengan lingkungan disini adalah faktor luar seperti kreativitas, dan task commitment (tanggung jawab dalam tugas / janji).
Jika diibaratkan pohon, pohon yang ditanam di tanah yang
subur dan diberi pupuk akan tumbuh dengan sangat baik. Ini berarti jika anak
gifted berada di lingkungan yang sesuai dan mendukung, mereka akan tumbuh
sebagai bibit unggul karena mempunyai kemampuan dan tingkat kecerdasan yang
luar biasa.
Anak cibi memiliki disinkronitas / asinkronitas yaitu
perkembangan fisik dan psikis, perkembangan mental dan umur kronologis. Makin
tinggi skor IQ yang diperoleh, makin tinggi sinkron dengan sosial emosionalnya.
Anak-anak gifted ini perlu dibangun task commitment yang mencakup kemampuan
mengubah motivasi menjadi tindakan (seperti ketekunan, daya tahan, kerja keras,
rasa percaya diri, dan daya tarik khusus dengan topik tertentu)
Terdapat enam ragam kemampuan, yaitu:
- Intellectual abilities, yakni kemampuan umum seperti pengolahan informasi, mengintegrasikan pengalaman, dan berpikir abstrak.
- Creativity ability adalah kelancaran, fleksibilitas, dan keaslian pemikiran, serta keterbukaan terhadap pengalaman, kepekaan terhadap rangsangan, dan kemampuan untuk mengambil resiko.
- Social competence, yaitu adalah keterampilan yang melibatkan respons terutama kemampuan untuk mendapatkan tanggapan positif dari orang lain. Fleksibilitas, termasuk kemampuan untuk bergetak bolak-balik antara budaya primer dan budaya yang dominan (kompetensi lintas budaya) dan empati, peduli, kemampuan komunikasi, dan rasa humor.
- Musikalitas yaitu kepekaan pengetahuan bakat seseorang terhadap musik.
- Artistic abilities yaitu mampu menciptakan sesuatu tanpa bantuan dari apa-apa dan membuatnya menjadi indah dari sesuatu yang buruk.
- Practical intelligience yaitu adalah kemampuan individu untuk menemukan hal-hal yang paling cocok antara mereka dan tuntutan lingkungannya.


0 komentar:
Posting Komentar